Talisman Energy Presentasikan Pengolahan Seismik Andaman III di Unsyiah

 

Perusahaan minyak dan gas Talisman Energy melalui anak perusahannya Repsol serta bekerjasama dengan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), mempresentasikan pengolahan teknis seismic 3 D dari Andaman III di ruang Balai Senat Universitas Syiah Kuala. (Kamis, 12/4).

Penjelasan teknis ini disampaikan langsung oleh Tim Ahli dari Kantor Pusat Repsol di Madrid, Spanyol. Mereka adalah Guillermo Marro, Rafael Mesquita dan Sylvere Depagne.

Rektor Unsyiah  Prof.Dr.Ir. Samsul Rizal, M.Eng dalam sambutannya mengatakan, presentasi ini menujukkan bahwa adanya peningkatan eksplorasi minyak dan gas di kawasan Aceh dalam beberapa tahun terakhir ini. Untuk itulah, Unsyiah mendukung hal tersebut dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Presentasi ini juga akan meningkatkan peran Unsyiah sebagai universitas lokal terkemuka di Aceh di sektor minyak dan gas,” ujar Rektor.

Rektor menambahkan, bahwa saat ini  beberapa investor memang tertarik untuk mengeksplorasi lebih banyak sumber daya minyak dan gas di Aceh. Misalnya, Kontraktor minyak dan gas Zaratech yang akan mengembangkan lapangan gas Peusangan B dekat Lhokseumawe.

Oleh sebab itu, menurut Rektor kegiatan ini bisa memberikan penjelasan lebih luas untuk memahami teknologi terbaru dalam eksplorasi Minyak & Gas.

“Kunjungan Talisman Energy ke Unsyiah ini sangat penting untuk mengkonkretkan kerjasama Industri - Universitas untuk pembangunan berkelanjutan yang saling menguntungkan di sektor minyak dan gas di khususnya di Aceh,” jelas Rektor.

Menurut Rektor, pengelolaan energi memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi sebab membutuhkan infrastruktur dan sumber daya manusia. Bahkan secara umum Energi sangat penting untuk mendukung kapasitas produktif dan industrialisasi.

Oleh  karena itu, Unsyiah pun berupaya untuk menyiapkan para lulusannya untuk siap terjun ke sektor energy ini. Misalnya dalam kasus energi fosil, saat ini Unsyiah memiliki tiga program studi, yaitu Program Studi Teknik Geofisika, Program Studi Teknik Pertambangan dan Program Studi Teknik Geologi

“Terkait  mengatasi masalah energi ini, maka menjadi penting bagi Unsyiah untuk menyediakan dan mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas,” jelas Rektor.

Turut hadir dalam kegiatatan ini Dekan Fakultas Teknik Unsyiah Dr. Ir. Taufiq S., M.Eng dan Perwakilan Talisman Energy di Indonesia Zulfikar Imran.

Sumber : unsyiah.ac.id

Laboran Teknik Geofisika Unsyiah Juarai VLF Cup 2018

Tim U-Tuha FC yang untuk pertama kalinya bermain di VLF Cup berhasil meraih juara pertama VLF Cup 2018. Tim yang digawangi oleh para laboran Teknik Geofisika Unsyiah mampu mengatasi perlawanan tim juara bertahan, Pinjam Cash (Teknik Geofisika 2012) dengan skor 6 – 4 dalam laga final yang berlangsung di Eleven Futsal Rukoh, 1 April 2018. Dalam laga tersebut Zulfadhli dari tim U-Tuha FC menjadi man of the match dengan behasil mencetak 3 goal.

Zulfadhli juga berhasil menjadi Top Scorer pada turnamen dengan  mengoleksi 10 goal, sedangkan supporter terheboh diraih oleh Teknik Geofisika 2016. Turnamen yang berlangsung selama 2 hari ini merupakan ajang tahunan Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika (HIMA-TG) Universitas Syiah Kuala yang diikuti oleh seluruh angkatan aktif, alumni, laboran dan dosen Teknik Geofisika Universitas Syiah Kuala.

Turnamen dengan tema ”Respect, Fairplay and Unity ” ini  merupakan edisi yang kelima sejak pertama kali digelar pada tahun 2014. Adapun juara pada setiap edisi, yaitu :

VLF Cup 1 : Wajutanam FC (Teknik Geofisika 2012)

VLF Cup 2 : Geulanteu FC (Teknik Geofisika 2014)

VLF Cup 3 : Go Away FC (Teknik Geofisika 2012)

VLF Cup 4 : Taisong Cash FC (Teknik Geofisika 2012)

VLF Cup 5 : U-Tuha  FC (Laboran Teknik Geofisika)

(iwd)

Sosialisasi OJS Jurnal Geofisika

Program Studi Teknik Geofisika Univesitas Syiah Kuala bekerjasama dengan Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) melakukan Sosialisasi OJS Jurnal Geofisika. kepada dosen, laboran, dan mahasiswa Teknik Geofisika Unsyiah.  Sosialisasi ini dilaksanakan di Balee Muasyarah Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala pada 6 Maret 2018.

Sebagai pemateri adalah Dr. Zulfakriza, editor Jurnal Geofisika HAGI sekaligus dosen Teknik Geofisika Institut Teknologi Bandung. Dalam materinya, Dr. Zulfakriza menyampaikan bahwa mahasiswa yang pernah mempublikasikan tulisannya ke dalam sebuah jurnal bisa menjadi modal yang sangat berharga saat mencari pekerjaan ataupun melanjutkan pendidikan ke S2 atau S3. Ia juga menyampaikan segala hal tentang publikasi ilmiah, mulai dari jenis-jenis publikasi ilmiah, bagaimana menulis karangan ilmiah yang baik hingga tips dan trik agar bisa karangan ilmiah bisa lulus dan di publish ke dalam jurnal.

Ia juga menyampaikan bahwa plagiat merupakan masalah yang sering kali dialami para penulis, hal ini tampak sepele namun bisa berdampak sangat besar. Banyak sekali contoh kasus yang dialami oleh para pelaku plagiat. Oleh karena harus ketika menulis sebuah karangan ilmiah, harus sangat berhati-hati dalam membuat sitasi. (iwd)

Mahasiswa Teknik Geofisika Unsyiah kunjungi Stasiun BMKG Mata Ie

Dalam rangka memenuhi kebutuhan mahasiswa untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan kegeofisikaan, Himpunan Mahasiswa Geofisika Indonesia Wilayah I (Sumatera) bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika Unsyiah mengadakan  company visit ke Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mata Ie, Banda Aceh. Kegiatan yang dilaksanakan pada 5 Maret 2018 ini merupakan salah satu program kerja dari divisi eksternal Himpunan Mahasiswa Geofisika Indonesia Wilayah I (Sumatera).

Sebanyak 45 mahasiswa yang terdiri dari angkatan 2015, 2016, dan 2017 Program Studi Teknik Geofisika Unsyiah mengikuti kegiatan yang mengusung tema ”Sehari bersama BMKG” ini. Para mahasiwa diperkenalkan mengenai alat-alat yang ada di Stasiun Geofisika BMKG Mata Ie, seperti TDS, SPS, Accelerometer, serta teleskop. Selain itu mahasiswa juga diperkenalkan bagaimana informasi gempa dan tsunami bisa sampai kepada masyarakat, bagaimana pengamatan hilal, serta diskusi antara mahasiswa dan pegawai BMKG.

”Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari dari divisi eksternal Himpunan Mahasiswa Geofisika Wilayah I, kita beharap dengan kegiatan ini bisa membuka lagi wawasan dan pengetahuan mahasiwa Teknik Geofisika tentang salah satu dunia kerja yang akan ditekuninya”, ujar ketua kegiatan Aljikri Yanto.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta pemberian plakat yang diserahkan langsung oleh Koordinator HMGI Wilayah I, Noor Arif Sultan Bahari kepada pihak BMKG.  (iwd)