Teknik Geofisika Unsyiah

IABEE

IABEE adalah sistem akreditasi yang mengikuti standar Internasional berbasis capaian pembelajaran. Akreditasi ini diperuntukkan untuk Program Studi Ilmu Teknik, maupun Komputasi, pada jenjang Sarjana. Program-program Studi ini memberikan gelar Sarjana Teknik melalui implementasi kurikulum yang melibatkan masa studi selama 4 Tahun Akademik, dengan beban total perkuliahan setidaknya sebesar 144 SKS (satuan kredit semester).

IABEE merupakan lembaga akreditasi internasional yang mengacu pada Washington Accord sebagai salah satu standar akreditasi internasional bidang Teknik. Akreditasi IABEE menekankan pada implementasi pendidikan berbasis capaian pembelajaran (outcome based education) sehingga menjamin pemenuhan proses perbaikan berkelanjutan.

PPM dan CPL Prodi

PROFIL PROFESIONAL MANDIRI

Lulusan PSTG Fakultas Teknik dapat bekerja di berbagai bidang diantaranya:

  • Bidang Pemerintahan seperti pada Dinas Pertambangan & Energi, PEMDA, Departemen ESDM dan LEMIGAS
  • Bidang Pendidikan dan Penelitian menjadi Dosen, BPPT, LIPI, BMKG dan BATAN
  • Bidang Pertambangan dan Perminyakan seperti PT. Freeport Indonesia, PT. Chevron Pasific Indonesia, Pertamina, Exxon Mobil, PT. Timah, Schlumberger dan PT. Aneka Tambang
  • Konsultan di bidang keteknikan dan rekayasa teknik
  • Wirausaha
  • Dan juga di bidang lainnya yang membutuhkan lulusan sarjana seperti di Perbankan, Bidang Teknologi Informasi dan sebagainya

 

PROFIL PROFESIONAL MANDIRI

Program Studi Teknik Geofisika Universitas Syiah Kuala dirancang dengan tujuan untuk menghasilkan sarjana Geofisika dengan kompetensi Geofisika yang kuat. Berdasarkan tujuan tersebut maka lulusan Teknik geofisika diharapkan bermanfaat untuk:

  1. Menyediakan sumber daya manusia yang mempunyai keahlian kuat dalam bidang Geofisika.
  2. Menghasilkan peneliti, akademisi, dan praktisi yang mempunyai daya saing tinggi dalam mengembangkan, mengaplikasikan, dan mensinergikan ilmu Geofisika dalam pengelolaan potensi sumber daya alam (SDA).
  3. Membantu pemerintah dalam upaya pengelolaan SDA, perencanaan wilayah, bencana alam/geologi, dan sektor lain yang terkait secara komprehensif dan terintegrasi dengan bidang lain.
  4. Membangun peran serta para ahli Geofisika dalam pengembangan ilmu, pengelolaan sumberdaya alam renewable maupun nonrenewable, dan pengelolaan potensi bencana alam/geologi, baik nasional maupun internasional.

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran Program Studi Teknik Geofisika (PSTG)

  1. Mampu menerapkan pengetahuan Matematika, Fisika, Kimia, Geologi, Teknologi dan Kerekayasaan sebagai basis pengetahuan menyeluruh dalam prinsip-prinsip Teknik Geofisika.
  2. Mampu mendisain suatu komponen, sistem dan/atau proses dalam batasan realistis meliputi aspek hukum, ekonomi, lingkungan, sosial, kebijakan pemerintah, kesehatan dan keselamatan, energi dan keberlanjutan sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan.
  3. Kemampuan mengenali dan atau  memanfaatkan potensi sumber daya  lokal dan nasional dengan mempertimbangkan aspek hukum, ekonomi, lingkungan, sosial, kebijakan pemerintah, kesehatan dan  keselamatan, energi dan  keberlanjutan
  4. Mampu merancang dan melaksanakan eksperimen dengan metodologi yang benar serta mampu menganalisis dan menginterpretasi permasalahan teknik secara bertanggung jawab.
  5. Mampu menggunakan dan menerapkan metode, keterampilan dan peralatan kerekayasaan modern yang diperlukan dalam teknik geofisika.
  6. Memiliki pengetahuan tentang isu-isu terkini serta wawasan yang luas yang berkaitan dengan teknik geofisika.
  7. Mampu bekerja sama dalam tim yang interdisiplin dan multidisiplin
  8. Memiliki tanggung jawab dan etika profesional dalam menanggapi dan menyelesaikan permasalahan.
  9. Mampu berkomunikasi secara efektif baik lisan maupun tulisan.
  10. Mampu menerapkan pola pikir yang logis, sistematis, kreatif dan inovatif serta belajar sepanjang hayat.
Attachments:
Download this file (PPM dan CPL Prodi.pdf)PPM dan CPL Prodi.pdf[PPM dan CPL Prodi]28 Kb

Visi dan Misi

Mempertimbangkan berbagai isu yang berkembang (environmental settings), Prodi Teknik Geofisika (JTG) menetapkan visi sebagai berikut:

Menjadi pusat unggulan keilmuan Teknik Geofisika bertaraf internasional dalam pendidikan, pengkajian, dan pengembangan metode-metode geofisika untuk pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana pada tahun 2025”.

 

Untuk mewujudkan visi tersebut, Prodi Teknik Geofisika mempunyai misi:

Misi umum Program Studi Geofisika adalah :

  1. Menghasilkan sarjana Teknik yang berkualitas,
  2. Berperan aktif dalam mengisi dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan eknologi,
  3. Meningkatkan apresiasi masyarakat pada
  4. Mendukung perkembangan ilmu terapan di lingkungan Unsyiah.

 

Sedangkan misi khusus Program Studi Geofisika adalah:

1.Menghasilkan sarjana Geofisika yang menguasai konsep fisika dan kebumian,

2.Mampu menerapkan ilmu geofisika untuk mengetahui bumi bawah permukaan, baik dari aspek akuisisi, pengolahan dan interpretasi dasar seluruh metode geofisika,

3.Berperan aktif dan bersinergi dengan bidang ilmu kebumian lain yang terkait,

4.Berkontribusi dalam upaya meningkatkan ilmu kegeofisikaan, baik secara metodis maupun substantif.

TUJUAN

Program Studi Geofisika FT Unsyiah bertujuan untuk menghasilkan sarjana Geofisika dengan kompetensi Geofisika yang kuat. Berdasarkan tujuan tersebut maka lulusan Teknik geofisika diharapkan bermanfaat untuk:

  1. Menyediakan sumberdaya manusia yang mempunyai keahlian kuat dalam bidang Geofisika.
  2. Menghasilkan peneliti, akademisi, dan praktisi yang mempunyai daya saing tinggi dalammengembangkan, mengaplikasikan, dan mensinergikan ilmu Geofisika dalam pengelolaan potensi SDA.
  3. Membantu pemerintah dalam upaya pengelolaan SDA, perencanaan wilayah, bencana alam/geologi, dan sektor lain yang terkait secara komprehensif dan terintegrasi dengan bidang lain.
  4. Membangun peran serta para ahli Geofisika dalam pengembangan ilmu, pengelolaan sumberdaya alam renewable maupun non renewable, dan pengelolaan potensi bencana alam/geologi, baik nasional maupun internasional.

Profile PSTG

Program Studi Teknik Geofisika Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (selanjutnya disingkat menjadi PSTG) telah didirikan melalui SK Rektor Universitas Syiah Kuala No. 296, Tanggal 04 Maret Tahun 2011 sebagai tanggapan terhadap ketersediannya sumber daya manusia bidang kebumian. Pada saat ini, beberapa alumni PSTG telah bekerja pada beberapa instansi, sebagian lainnya melanjutkat studi ke jenjang yang lebih tinggi baik di dalam maupun luar negeri. Secara umum, bidang pekerjaan yang diharapkan untuk seorang alumni PSTG adalah process engineering, research and development, dan consultancy service. Selain ketiga kelompok pekerjaan tersebut, banyak juga lulusan PSTG saat ini bekerja mandiri atau pada pekerjaan tak berkaitan dengan bidang ilmunya, yang membutuhkan semangat kewirausahaan dan kemampuan manajemen yang baik. Hal ini terjadi seiring dengan perubahan environmental settings yang sangat cepat selama dekade terakhir.

Pada tahun 2014 PSTG telah mendapat akreditasi C berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI No. 396/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2014 yang berlaku sejak tanggal 11 Oktober 2014 sampai dengan 10 Oktober 2019. Kemudian pada akhir tahun 2017 telah menyusun dokomen reakreditasi BAN-PT dan pada Januari 2018 mendapat peningkatan hasil akreditasi menjadi A. Akreditasi tersebut berlaku sampai Januari 2023 dengan berdasarkan SK, No. 371/SK/BAN-PT/Akred/S/I/2018. Saat ini, selain telah memiliki 3 laboratorium, PSTG juga memiliki beberapa unit pendukung yaitu: Unit Ruang Baca, Unit Pusat Komputer FT, Unit Bimbingan dan Konseling, Unit Publikasi, Carier Development Center (CDC), laboratorium lapangan, dan Unit Mushalla Baitul Masna. Dalam menghadapi tantangan utama di bidang sains dan teknologi, pemerintah merencanakan tercapainya peningkatan ekonomi dan sosial sejalan dengan perubahan paradigma pendidikan tinggi. Untuk itu PSTG telah menyusun misi dan visi-nya sesuai dengan tuntutan perubahan.

Visi PSTG-Unsyiah adalah menjadi pusat unggulan keilmuan Teknik Geofisika yanginovatif, mandiri dan terkemukabertaraf internasional dalam pendidikan, pengkajian, dan pengembangan metode-metode geofisika untuk pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana pada tahun 2026. Sedangkan Misinya adalah menghasilkan sarjana Teknik Geofisika yang menguasai konsep fisika dan kebumian. Mampu menerapkan metode - metode geofisika baik dari aspek akuisisi, pengolahan dan interpretasi data. Berperan aktif dan bersinergi dalam bidang ilmu kebumian. Berkontribusi dalam pengaplikasian ilmu geofisika baik secara konsep dan metode.

Menghasilkan SDM yang berdaya saing tinggi di pasar kerja nasional maupun internasional.

Rumusan visi ini merupakan konsistensi turunan dari visi yang telah ditetapkan Unsyiah. Konsistensi tersebut telah dilakukan melalui perubahan visi misi PSTG pada Sepetember 2018 untuk menyesuaikan (inline) dengan visi misi Fakultas Teknik dan Universitas Syiah Kuala. Perubahan visi misi tersebut telah melibatkan para stakeholder sebagai pihak eksternal yang terdiri dari Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), PT. Antam Tbk, PT. Mifa Bersaudara, Dinas ESDM Provinsi Aceh, BMKG Mata Ie dan Alumni PSTG (IKA-TG). Sedangkan dari pihak internal turut terlibat pimpinan Fakultas, para staf pengajar dan perwakilan mahasiswa. 

 PSTG memiliki jumlah mahasiswa aktif sebanyak 210 orang terhitung dari tahun ajaran 2015-2018 dan telah meluluskan sarjana pertama kali sejak Mei 2015 dan memiliki jumlah lulusan sampai saat ini 177orang.

 

Struktur Organisasi

Program Studi Teknik Geofisika membentuk struktur organisasi sebagaimana terlihat pada Gambar dibawah ini

  

Struktur Organisasi Program Studi Teknik Geofisika


 

Dalam Gambar diatas terlihat bahwa Tim Pengendalian Mutu Akademik (TPMA) berada dalam garis koordinasi  dengan Ketua PSTG. Tim ini diangkat dengan surat keputusan dekan dan bekerja secara independen dalam mengevaluasi proses pembelajaran di PSTG. Laboratorium PSTG yang berjumlah 3 buah  dapat digunakan secara bersama oleh prodi-prodi lain di lingkungan universitas apabila diperlukan. Setiap laboratorium memiliki laboran atau teknisi yang ditugaskan untuk mempersiapkan, melakukan pemeliharaan dan perawatan terhadap fasilitas laboratorium. Kepala Laboratorium di lingkungan PSTG diseleksi oleh Ketua PSTG dari kalangan dosen tetap PSTG dengan mempertimbangkan bidang keahlian masing-masing dosen.