Teknik Geofisika Unsyiah

Pembentukan dan Penguatan Pusat Studi Migas Lokakarya FGD Pendirian Pusat Studi Migas

Pendirian pusat studi Migas memerlukan acuan untuk mencapai target sesusai kriteria seperti income yang dihasilkan dan target publikasi selama 1 tahun sikluspenelilaian terhadap pusat studi tersebut. Hasil dari Focus Group Discussion (FGD) dapat memberikan masukan berupa lingkup staff yang harus terlibat, kerjasama – kerjasama yang harus dijalin seperti Pertamina, BUMN dan perusahaan swasta yang berada pada wilayah kerja Aceh. Kegiatan ini diisi oleh 3 orang narasumber yang ketiganya memiliki pengalaman dalam bidang technical excellent, pengelolaan pusat studi migas, dari dari pemerintah daerah. Ketiga narasumber ialah Dr. Ir. Agus Guntoro, M.Si (Ketua Pusat Studi Migas Universitas Trisakti), Said Sabeq (Pertamina) dan Dian Budi Darma, M.Si (Ketua Bidang Migas Dinas ESDM Aceh).

 

Untuk membantu fungsi kerja BPMA, universitas Syiah Kuala harus membuat pusat studi Migas. Pusat studi yang berbasis geoscience ini akan mampu menganalisis pengembangan dan penemuan sumber Migas baru yang akan sangat bermanfaat bagi perekonomian provinsi Aceh. Dalam rangka membentuk Pusat Studi Migas Universitas Syiah Kuala, pada tahap awal perlu dilakukan FGD yang mengundang beberapa pihak terkait seperti pusat studi yang sudah lama berpengalaman di bidang Migas seperti pusat studi Migas Universitas Trisakti. Selain itu, pihak stakeholder seperti Pertamina, BP Migas, dan BPMA (Badan Pengelola Migas Aceh) dan Bidang MIGAS pada Dinas ESDM Aceh juga akan diundang dalam FGD awal tersebut. Lokakarya ini dihadiri oleh 19 orang peserta yang terdiri dari Badan Pengelola Migas Aceh, Ikatan Alumni Teknik Geofisika (IKATG), dan sebagian peserta diikuti oleh Dosen dan Mahasiswa dari Universitas Syiah Kuala.

Pelaksanaan FGD ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini terselenggara dengan baik dan sukses dimana menghadirkan pemateri pemateri handal dibidang masing-masing. Seluruh pemateri memiliki pengalaman yang mumpuni dalam pengelolaan pusat studi migas dan produk hukum yang dijalankan dalam pengelolaan migas.